agfenerji.com,13 MEI 2025
Penulis: Riyan Wicaksono
Editor: Muhammad Kadafi
Tim Redaksi: Diplomasi Internasional Perusahaan Victory88

Doha, Qatar – Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Prabowo Subianto, tiba di Doha, Qatar pada Selasa, 14 Mei 2024, untuk melakukan kunjungan resmi yang menjadi bagian dari agenda diplomatik bilateral serta keikutsertaannya dalam Qatar Economic Forum 2024. Dalam lawatan ini, Prabowo didampingi oleh Wakil Presiden terpilih, Gibran Rakabuming Raka, yang turut ambil bagian dalam forum internasional bergengsi tersebut.
Kunjungan ini mencerminkan komitmen kuat Indonesia dalam memperkuat kerja sama strategis dengan negara-negara Timur Tengah, khususnya Qatar, yang selama ini menjadi mitra penting dalam berbagai sektor, termasuk pertahanan, investasi, energi, dan kemanusiaan.
Kehadiran dalam Qatar Economic Forum 2024

Forum Ekonomi Qatar yang berlangsung dari 14 hingga 16 Mei 2024 merupakan ajang pertemuan para pemimpin dunia, investor global, pengusaha papan atas, serta pemangku kepentingan dari sektor kebijakan. Forum ini bertujuan untuk memperkuat kolaborasi ekonomi lintas negara serta mencari solusi terhadap tantangan ekonomi global seperti inflasi, perubahan iklim, geopolitik, dan ketimpangan ekonomi.
Prabowo dan Gibran menghadiri forum ini sebagai bagian dari upaya memperluas jejaring internasional Indonesia, sekaligus memperkenalkan potensi besar Indonesia di bidang ekonomi, pertahanan, dan pembangunan berkelanjutan. Keduanya mendapat sambutan resmi dari pemerintah Qatar dan berbagai tokoh penting di kawasan tersebut.
Pertemuan Strategis dengan Emir Qatar

Pada Rabu, 15 Mei 2024, Prabowo Subianto secara resmi bertemu dengan Emir Qatar, Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani, di Istana Amiri Diwan, yang merupakan pusat kekuasaan politik tertinggi di Qatar. Pertemuan ini merupakan agenda penting dalam rangka mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Qatar.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu utama dibahas, antara lain:
-
Penguatan kerja sama di bidang pertahanan dan keamanan, termasuk pertukaran pelatihan militer, kerja sama intelijen, dan pengembangan industri pertahanan bersama.
-
Peningkatan kolaborasi ekonomi, khususnya di sektor energi bersih, infrastruktur, dan teknologi pertahanan.
-
Pertukaran budaya dan pendidikan, termasuk peluang bagi mahasiswa Indonesia di Qatar dan sebaliknya.
-
Dukungan terhadap posisi masing-masing negara dalam forum internasional, terutama dalam isu Palestina, stabilitas regional, dan agenda iklim global.
Prabowo menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan hangat dari pemerintah Qatar. Ia juga menekankan pentingnya memperkuat diplomasi pertahanan sebagai bagian dari diplomasi total Indonesia dalam menjaga kedaulatan, keamanan regional, dan ketahanan nasional.
Sheikh Tamim menyambut baik semangat kerja sama yang dibawa oleh Prabowo dan menyatakan kesiapan negaranya untuk menjalin kemitraan jangka panjang dengan Indonesia, tidak hanya di bidang ekonomi, tetapi juga di bidang strategis lainnya.
Dialog Mendalam dengan Perdana Menteri dan Menteri Luar Negeri Qatar

Dalam kesempatan terpisah, Prabowo dan Gibran juga mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Qatar yang juga menjabat sebagai Menteri Luar Negeri, yaitu Sheikh Mohammed bin Abdulrahman bin Jassim Al-Thani. Pertemuan ini berlangsung dalam suasana akrab namun tetap penuh keseriusan diplomatik.
Topik utama yang dibahas meliputi:
-
Situasi kemanusiaan di Gaza dan Palestina – Indonesia menegaskan kembali posisi tegasnya dalam mendukung kemerdekaan dan hak-hak rakyat Palestina. Prabowo mengapresiasi peran Qatar yang aktif dalam upaya kemanusiaan dan diplomasi damai di Timur Tengah.
-
Kerja sama regional dan peran ASEAN-GCC – Indonesia mendorong penguatan kemitraan antara negara-negara Asia Tenggara dan Teluk melalui skema diplomasi multilateral dan perdagangan lintas kawasan.
-
Stabilitas kawasan dan keamanan maritim – Dibahas pula kemungkinan kolaborasi di bidang pengamanan jalur perdagangan laut dan peningkatan kemampuan respons bencana.
Sheikh Mohammed menyatakan bahwa Qatar memandang Indonesia sebagai mitra strategis yang moderat dan penuh potensi, serta berkomitmen untuk meningkatkan berbagai bentuk kerja sama konkret.
Makna Strategis Kunjungan Ini bagi Indonesia
Kunjungan Prabowo ke Qatar bukan sekadar kunjungan bilateral biasa, melainkan bagian dari strategi luar negeri Indonesia untuk:
-
Memperluas jangkauan diplomasi pertahanan Indonesia di Timur Tengah, memperkuat aliansi strategis non-tradisional.
-
Meningkatkan akses terhadap sumber energi alternatif dan investasi asing, terutama dari negara-negara Teluk yang dikenal sebagai investor aktif di bidang infrastruktur dan teknologi hijau.
-
Memperkuat posisi Indonesia di panggung global, dengan menegaskan peran aktif dalam berbagai forum internasional sebagai negara demokrasi besar yang menjunjung perdamaian dan keadilan internasional.
Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia menunjukkan pergeseran kebijakan luar negeri yang semakin inklusif, progresif, dan multivektor. Lawatan ke Qatar ini menjadi salah satu bukti konkret bahwa Indonesia berusaha aktif dalam membangun kemitraan setara dan saling menguntungkan dengan berbagai blok dunia.
Penutup
Kunjungan Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto, ke Doha, Qatar, mencerminkan diplomasi tingkat tinggi yang sarat dengan muatan strategis. Melalui berbagai pertemuan bilateral, partisipasi dalam forum internasional, serta dialog antarnegara yang substansial, Indonesia memperkuat posisinya sebagai negara dengan pengaruh signifikan di kawasan Asia dan dunia Islam.
Selain membawa agenda strategis negara, kehadiran Prabowo dan Gibran juga mencerminkan wajah baru diplomasi Indonesia yang lebih terbuka, aktif, dan terlibat dalam solusi-solusi global. Dengan menjalin kemitraan yang kuat bersama Qatar, Indonesia menunjukkan kesiapan untuk memainkan peran lebih besar dalam menciptakan dunia yang lebih aman, sejahtera, dan adil.
BACA JUGA: Prabowo Subianto di ADF Talk 2025: Seruan Keadilan Dan Perdamaian Untuk Palestina

