Trump Ancam Iran untuk Buka Selat Hormuz: Israel Serang Petrokimia Iran

83 / 100 Skor SEO
selat hormuz

agfenerji – Trump mengancam dengan keras untuk menyerang infrastruktur-infrastruktur umum di Iran apabila negara tersebut menolak untuk membuka jalur pelayaran di Selat Hormuz. Tapi Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mendapat kecaman dari dalam negeri setelah dia melayangkan ancaman dengan kata-kata kasar terhadap Iran untuk membuka Selat Hormuz.

Para politisi AS mempertanyakan kondisi mental Trump dengan menyatakan sikap waspada. Mantan anggota Kongres AS dari Partai Republik tersebut kemudian menyebut bahwa AS dan Israel menyerang Iran tanpa adanya provokasi dan karena didasarkan oleh “kebohongan nuklir”. Mereka menyebutkan bahwa justru Israel lah yang mempunyai senjata nuklir sehingga mampu mempertahankan dirinya sendiri tanpa bantuan AS. Greene berhenti mendukung Trump setelah dia menilai bahwa sang presiden mengkhianati janji kampanyenya untuk mengutamakan kepentingan AS akibat serangan Trump terhadap Iran. Serangan terhadap Iran tidak membuat AS menjadi lebih hebat, tetapi merupakan tindakan kejahatan.

Jalur Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran minyak dan gas paling penting di dunia yang secara efektif telah tertutup setelah AS dan Israel menyerang Iran di wilayah sekitarnya pada akhir Februari. Dengan harga minyak di seluruh dunia yang meroket, Trump sudah beberapa kali memberikan tenggat waktu bagi Iran untuk membuka selat tersebut. Tetapi Trump berkali-kali memperpanjang tenggat-tenggat waktu tersebut ketika para mediator yang terlibat mengeklaim bahwa sudah ada perkembangan untuk mengakhiri perang.

Perwakilan Iran di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pun menyebut bahwa ancaman Iran sebagai bukti jelas dari suatu keinginan untuk melakukan kejahatan perang.  Israel menggempur kompleks Petrokimia Iran, Serangan ini terjadi usai Iran menentang ancaman dari Presiden Amerika Serikat yakni Donald Trump yang bakal menghancurkan infrastruktur sipil jika Iran tak buka Selat Hormuz.

Perusahaan Petrokimia Nasional Iran mengatakan sedang menilai kerusakan yang terjadi dan Media Iran melaporkan “kerusakan kecil” usai kompleks kedua di dekat Shiraz di Iran tengah juga terkena serangan Israel.

Fasilitas petrokimia terbesar di Iran, yang terletak di Assaluyeh memproduksi sekitar 50% petrokimia. Fasilitas South Pars merupakan salah satu pusat produksi energi terbesar Iran dan memainkan peran vital dalam industri petrokimia nasional. Serangan terhadap fasilitas ini berpotensi mengganggu pasokan energi serta memicu dampak ekonomi yang lebih luas. Konflik yang terus menerus ini meningkatkan kekhawatiran global terhadap stabilitas pasokan energi, terutama di tengah ketegangan di Selat Hormuz yang menjadi jalur vital perdagangan minyak dunia.

Bukan Pertama kalinya Iran di Ancam Trump

Iran menegaskan negaranya tidak akan tunduk pada perintah Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pembukaan Selat Hormuz. Iran menolak mentah-mentah permintaan Trump untuk membuka Selat Hormuz. Meski diancam Trump, Iran bakal menghadapinya jika tidak membuka Selat Hormuz dalam tenggat waktu yang diberikan, Iran tetap enggan menuruti keinginan Trump.

Iran menegaskan bahwa Selat Hormuz tidak akan kembali dalam keadaan semula bagi Amerika Serikat dan Israel. Trump menegaskan Iran harus segera bertindak sebelum tenggat waktu berakhir. Jika iran tidak menuruti Trump, mereka tidak akan memiliki pembangkit listrik dan tidak akan ada jembatan yang tersisa, ujar Trump.

Meski begitu Iran tetap menolak tunduk pada permintaan Trump terkait Selat Hormuz. Iran menyatakan akan membalas dengan cara yang sama terhadap setiap serangan di negaranya. Sehingga jika Trump mengancam Iran bakal menghadapi neraka maka militer Iran juga akan membuat AS seperti neraka.

Harga Minyak Melesat Usai Trump Ancam Serang Iran

Harga minyak naik, di mana minyak mentah Amerika Serikat (AS) menembus angka USD 114 per barel. Hal ini setelah Presiden AS Donald Trump memberi Iran waktu hingga Selasa untuk membuka Selat Hormuz atau menghadapi serangan AS bak Neraka. Harga minyak mentah Brent yang merupakan harga patokan internasional melonjak 2,35% menjadi USD 114,16 per barel. Sedangkan harga minyak mentah AS naik 1,72% menjadi USD 110,91 per barel.

Iran secara efektif menutup Selat Hormuz melalui serangan terhadap kapal tanker minyak. Jalur laut ini menghubungkan Teluk Persia ke pasar dunia. Sekitar 20% pasokan global melewati Selat tersebut sebelum perang. Penutupan Selat tersebut telah memicu gangguan pasokan minyak terbesar dalam sejarah. Harga minyak mentah, bahan bakar jet, solar, dan bensin telah melonjak sejak perang dimulai.