Mencari Alvaro: Bocah Pesanggrahan yang Hilang 47 Hari

Mencari Alvaro: Bocah Pesanggrahan yang Hilang 47 Hari
Mencari Alvaro: Bocah Pesanggrahan yang Hilang 47 Hari
84 / 100 Skor SEO

agfenerji.com, 23 APRIL 2025
Penulis: Riyan Wicaksono
Editor: Muhammad Kadafi
Tim Redaksi: Diplomasi Internasional Perusahaan Victory88

Mencari Alvaro, Bocah Pesanggrahan yang Sudah Hilang 47 Hari

Jakarta, 23 April 2025 – Alvaro Kiano Nugroho, bocah berusia 6 tahun dari kawasan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, telah hilang sejak 6 Maret 2025. Hingga kini, setelah 47 hari berlalu, keberadaannya masih belum diketahui, meninggalkan keluarga dan masyarakat dalam keprihatinan mendalam.

Kronologi Kehilangan

Mencari Alvaro, Bocah Pesanggrahan yang Sudah Hilang 47 Hari

Pada Kamis, 6 Maret 2025, menjelang waktu Maghrib, Alvaro berpamitan kepada kakeknya, Tugimin (71), untuk pergi ke Masjid Jami Al Muflihun, yang berjarak tidak jauh dari rumahnya. Hari itu, seperti biasa, Alvaro berniat melaksanakan salat dan berbuka puasa di masjid. Menurut Tugimin, sebelum berangkat, Alvaro sempat meminta susu, namun ia mengingatkan bahwa cucunya sedang berpuasa. Dengan nada polos, Alvaro menjawab, “Kalau anak kecil, puasanya setengah hari boleh.”

Alvaro kemudian mandi, berganti pakaian, dan bergegas menuju masjid. Ia mengenakan kaos hitam dengan sedikit gambar, celana panjang chinos hitam, dan sandal hitam. Namun, setelah waktu Maghrib, Alvaro tidak kunjung pulang, yang tidak biasa baginya karena ia selalu kembali usai salat dan berbuka.

Keluarga awalnya mengira Alvaro sedang bermain bersama teman-temannya. Namun, kecemasan mulai muncul ketika hingga pukul 21.30 WIB, Alvaro masih belum kembali. Tugimin dan keluarga mulai mencari ke berbagai tempat, termasuk bertanya kepada teman-teman Alvaro, tetapi tidak ada petunjuk. Pada pukul 22.00 WIB, keluarga melaporkan kehilangan Alvaro ke Polsek Pesanggrahan. Karena aturan mengharuskan menunggu 24 jam untuk laporan orang hilang, penyelidikan resmi baru dimulai pada 7 Maret malam.

Informasi Mencurigakan dari Masjid

Telah 40 Hari Bocah Enam Tahun di Pesanggrahan Belum Ditemukan -  KRSUMSEL.COM

Tiga hari setelah kejadian, Tugimin mendapat informasi dari marbut (penjaga masjid) bahwa seorang pria tak dikenal (OTK) sempat datang ke masjid sebelum waktu berbuka puasa. Pria tersebut mengaku sebagai ayah Alvaro dan bertanya kepada marbut, “Saya cari anak saya, Alvaro. Katanya suka salat di masjid sini.” Marbut menjawab, “Itu ada anaknya di atas,” merujuk pada lokasi Alvaro yang sedang bermain di lantai dua masjid. Setelah itu, marbut tidak lagi memperhatikan pria tersebut karena sibuk menyiapkan buka puasa dan salat Maghrib. Sayangnya, keberadaan pria tersebut tidak terekam karena CCTV masjid sedang rusak, dan CCTV di sekitar lokasi juga tidak menangkap gambar Alvaro.

Informasi ini menimbulkan dugaan bahwa Alvaro mungkin dibawa oleh orang tak dikenal tersebut. Namun, hingga kini, identitas pria tersebut belum terungkap, dan polisi masih menyelidiki kemungkinan keterkaitannya dengan hilangnya Alvaro.

Upaya Pencarian

Sudah 47 Hari Hilang, Keluarga Masih Cari Alvaro Kiano, Bocah 6 Tahun yang  Dibawa OTK dari Masjid

Pihak kepolisian, dipimpin Kapolsek Pesanggrahan AKP Seala Syah Alam, terus melakukan pencarian dengan mendalami setiap informasi yang masuk. Polsek Pesanggrahan telah menyebarkan poster Alvaro di grup WhatsApp warga, platform media sosial, dan forum komunikasi masyarakat. Selain itu, polisi juga menelusuri lingkungan sekitar dan memeriksa rekaman CCTV yang tersedia, meskipun sebagian besar kamera pengawas di lokasi kejadian tidak berfungsi atau tidak menangkap gambar Alvaro.

Keluarga juga tidak tinggal diam. Arumi, ibunda Alvaro, telah menyebarkan informasi kehilangan putranya melalui media sosial dan memasang poster di berbagai tempat. Ciri-ciri Alvaro disebarkan luas: bertubuh kurus, berkulit sawo matang, berambut cepak, memiliki lesung pipi, dan terakhir terlihat mengenakan kaos hitam, celana panjang hitam, serta sandal hitam.

Tugimin, sang kakek, bahkan mencoba mencari petunjuk melalui tokoh agama, tetapi hingga kini belum ada hasil signifikan. “Kami hanya bisa berharap dan berdoa agar Alvaro segera ditemukan dalam keadaan selamat,” ujar Tugimin dengan nada penuh harap, meski wajahnya mencerminkan kepedihan.

Dukungan Masyarakat

Bocah 6 Tahun di Pesanggrahan Hilang, Belum Ditemukan Selama 40 Hari |  Republika Online

Kasus hilangnya Alvaro telah menarik perhatian masyarakat luas. Di media sosial, banyak warga menyampaikan doa dan dukungan agar Alvaro segera ditemukan. Beberapa akun, seperti @kompascom dan @dewirieka, turut menyebarkan informasi mengenai ciri-ciri Alvaro dan nomor kontak yang dapat dihubungi, yaitu 0812-1923-0694 dan 0813-6085-7598, untuk siapa saja yang memiliki informasi tentang keberadaannya.

Harapan dan Seruan

Sudah 47 hari sejak Alvaro menghilang, namun keluarga tetap berjuang dengan penuh harapan. Tugimin berpesan kepada pemerintah, khususnya Pemprov DKI Jakarta, dan aparat kepolisian untuk terus membantu mengungkap misteri di balik hilangnya cucunya. Ia juga memohon doa dan bantuan dari masyarakat agar Alvaro dapat kembali ke pelukan keluarga.

Bagi siapa saja yang memiliki informasi mengenai Alvaro Kiano Nugroho, dimohon segera menghubungi nomor kontak yang telah disebarkan atau melapor ke Polsek Pesanggrahan. Setiap petunjuk, sekecil apa pun, dapat menjadi kunci untuk membawa Alvaro pulang.

BACA JUGA: Prabowo Tunjuk Juru Bicara: Solusi atas Buruknya Komunikasi Istana

BACA JUGA: Mulai April 2025, KJP Plus Bisa Digunakan untuk Masuk Tempat Wisata Edukatif Gratis di Jakarta

BACA JUGA: Astronot Tertua NASA Kembali ke Bumi pada Ulang Tahun ke-70